Wednesday, May 2, 2012

Selamat Hari Pendidikan Nasional

Posted by Naganiel On 4:38 PM 16 komentar

Hari ini 02 Mei 2012 merupakan peringatan Hari Pendidikan Nasional bagi seluruh rakyat Indonesia. Penetapan tanggal ini menjadi Hari Pendidikan Nasional di Indonesia diambil dari tanggal lahir seorang tokoh dan pahlawan  nasional dalam bidang pendidikan yaitu Ki Hadjar Dewantara. Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta pada tanggal 02 Mei 1889 dari keluarga ningrat keraton Yogyakarta. 

Sewaktu lahir dia diberi nama Soewardi Soerjaningrat. Sebagai keturunan ningrat maka beliau dipanggil dengan sebutan Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Ia menamatkan pendidikan dasar di ELS (Sebuah sekolah dasar Eropa/Belanda). Setelah itu, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat sempat melanjutkan pendidikannya  ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) tetapi tidak sampai selesai karena sakit. Setelah itu ia bekerja sebagai penulis dan wartawan, selain itu juga aktif dan ikut serta dalam organisasi sosial dan politik. Sebuah karya tulis Soewardi muda yang mengkritik keras pemerintahan Belanda pada masa itu membuat dia ditangkap dan diasingkan ke pulau Bangka. Melihat itu dua temannya yaitu Douwes Dekker dan Tjipto Mangunkusumo melakukan protes, sehingga mereka bertiga diasingkan ke Belanda. Soewardi dan dua rekannya tersebut dikenal dengan sebutan "Tiga Serangkai".

Pada bulan September 1919, Soewardi kembali ke Indonesia dan bergabung dengan sekolah binaan saudaranya. Pada tanggal 3 Juli 1922, ia mendirikan sebuah perguruan dengan nama Perguruan Nasional Taman Siswa. Perguruan ini didirikannya dikhususkan bagi rakyat jelata sehingga kaum rakyat jelata memiliki kesempatan memperoleh hak pendidikan sama seperti keturunan ningrat. Setelah ia berumur 40 tahun, Soewardi melepas gelar kebangsawanannya dan berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Hal ini dilakukan supaya dia bisa dekat dan bebas bergaul dengan kaum pribumi jelata.

Semboyan yang digunakan Ki Hadjar Dewantara dalam sistem pendidikannya masih melekat sampai sekarang, yaitu "ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani" (di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, dibelakang memberi dorongan).   Ki Hadjar Dewantara meninggal dunia pada tanggal 26 April 1959 di Yogyakarta. Atas jasa-jasanya dalam pendidikan, maka Ki Hadjar Dewantara dinyatakan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan tanggal lahirnya ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional (Surat Keputusan Presiden RI no. 305 tahun 1959, tanggal 28 November 1959) - sumber: id.wikipedia.org

Dari cerita sejarah tersebut dapat kita bayangkan bagaimana pengorbanan seorang keturunan Ningrat yang rela melepas gelar kebangsawanan demi membagikan ilmunya kepada orang lain terutama kalangan tidak mampu. Kalau kita bandingkan dengan situasi pendidikan sekarang ini tentu sudah sangat jarang kita temukan tokoh seperti Ki Hadjar Dewantara. Tenaga pengajar dan pendidik saja banyak yang tak punya semangat untuk menularkan ilmunya. Begitu juga dengan siswa-siswi yang semakin hari semakin tidak punya minat untuk belajar.



Di sekolah tempat admin mengajar, untuk baris saja siswa-siswinya sangat susah untuk diatur. Supaya bisa tertib dan teratur harus dijitak dulu kepalanya baru mengerti hahahahaha... Penulis sendiri kalau dapat giliran piket dan membariskan siswa di pagi harinya, harus naik darah militer baru bisa aman dan terkendali hahahahaha... Apakah ditempat anda juga seperti itu? semoga tidak :) Hal yang menjadi perhatian di kota tempat tinggal admin yaitu Parapat adalah tentang game online. Siswa sudah kecanduan dengan game online, sehingga minat belajar siswa sudah tidak ada dan sering cabut untuk main ke warnet. Tenaga pengajar juga sepertinya semakin kehilangan semangat dalam memajukan dunia pendidikan Indonesia. Padahal sudah diberikan tunjangan yang memadai terutama bagi guru sertifikasi.

Maka melalui tulisan ini admin menghimbau kepada pembaca, mari kita membenahi diri masing-masing untuk memajukan negeri ini terutama dalam bidang pendidikan. Kobarkan kembali semangat untuk mewujudkan cita-cita bangsa yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Mari saling berbagi ilmu pengetahuan kepada orang lain baik itu dalam pergaulan sehari-hari maupun media di internet (blog salah satunya) tanpa perlu memandang balas jasa yang kita terima. Biarlah kita mendapatkan balas jasa dari Tuhan Yang Maha Kuasa atas semua amal yang kita perbuat. Jika kita menabur benih kebaikan, maka kita akan memperoleh kebaikan juga. Akhir kata admin mengucapkan SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL bagi kita semua :)




16 komentar:

Selamat hari pendidikan nasional juga! :)

Selamat hari pendidikan nasional.
Terima kasih kepada para pejuang pendidikan di Indonesia dan semoga pendidikan di Indonesia akan semakin baik lagi

@All: Terimakasih semuanya :) semoga pendidikan Indonesia semakin maju

ilmu seperti ini jarang diketahui dan di share.
padahal ini penting untuk diketahui dan dipahami.
nice blog..

wah memang anak jaman sekarang pada bandel bandel
begitu juga saya

link sudah terpasang
mohon kerjasamanya

gak dulu gak sekarang anak kecil memang bandel tergantung didikan orang tuanya

mari tingkatkan belajar walau sudah gak sekolah

belajar meang sangat perlu bagi kita semua

updatenya di tunggu sob heh

Belajar, belajar, belajar... sekolah, sekolah, sekolah...
Kalau sudah besar harus pinter... iya kan?!
Salam sahabat...

Hi, Nice post thanks for sharing. Would you please consider adding a link to my website on your page. Please email me back.

Thanks!

Randy
randydavis387@gmail.com

selamad hari pendidikan juga gan...

berita motogp terbaru

Belajar memang perlu dan takkan pernah usai sampai akhir hayat :) thx semuanya sudah berkunjung

Post a Comment