Monday, October 8, 2012

Teknologi Pengusir Tikus

Posted by Naganiel On 11:13 AM 12 komentar

Tikus merupakan salah satu binatang yang paling menjengkelkan. Berbagai perilaku tikus yang dominan merusak dan menyebarkan wabah penyakit membuat orang-orang merasa jijik dan ingin membunuhnya. Yang paling tidak disukai oleh manusia dari tikus adalah bau menyengat dari urinenya. Tikus memiliki pandangan yang kurang baik sehingga mengandalkan penciumannya yang tajam untuk berkeliaran di rumah anda atau luar rumah anda. Disaat berkeliaran tikus akan mengeluarkan urine atau kencing yang bertujuan sebagai penanda jalan agar bisa kembali kesarangnya. Dari urine dan kotoran tikus ini akan menyebabkan tersebarnya penyakit bagi manusia.

Agar rumah kita aman dari gangguan tikus, biasanya kita memanfaatkan berbagai cara, misalnya membuat perangkap tikus dalam bentuk jepitan maupun lem, memasang racun tikus, dan memelihara kucing yang merupakan predator tikus. Cara-cara umum diatas tentu ada yang beresiko. Penjepit tikus dapat melukai pemasang jika kurang berhati-hati. Penjepit tikus juga bisa melukai anggota keluarga atau hewan peliharaan anda jika tidak dipasang ditempat yang aman. Pemasangan racun tikus juga memiliki dampak negatif bagi anda, misalnya tikusnya mati dan membusuk diatas atap yang susah dijangkau. Sedangkan cara memelihara kucing yang merupakan pemangsa tikus sudah tidak jaminan lagi. Bagi sebahagian orang yang alergi terhadap bulu kucing tentu tidak akan menggunakan cara ini. Kucing masa kini juga lebih cenderung bersahabat kepada musuhnya (mungkin sudah mengerti arti "Damai itu indah" hahahahaha).



Dengan kemajuan teknologi, kini telah ada alat pengusir tikus yang aman dan tidak ribet dalam penggunaannya. Alat pengusir tikus ini dapat anda jadikan sebagai alternatif untuk mengamankan rumah anda  dari tikus. Alat pengusir tikus yang beredar di Indonesia kebanyakan produk dari Jepang. Prinsip kerja dari alat pengusir tikus ini hampir sama untuk setiap merek, yaitu dengan mengeluarkan suara frekwensi tinggi yang menyerupai suara jangkrik (kabarnya secara naluri, tikus terganggu dan takut suara jangkrik). Suara denging tinggi ini akan membuat pendengaran tikus terganggu dan membuatnya tidak betah. Lama-kelamaan tikus akan pindah ketempat lain. Alat pengusir tikus ini aman bagi manusia karena frekwensi suara dan gelombang nya hampir sama seperti radio. Alat ini juga tidak berbau dan tidak bergetar.


Alat ini cukup dicolokkan ke stop kontak dan atur frekwensi dan speednya secara berubah-ubah setiap minggunya. Radius jangkauan frekwensi alat ini berbeda-beda berdasarkan harganya, yang paling murah berkisar seratusan ribu saja. Jika anda tertarik menggunakan alat ini sebagai alternatif untuk mengamankan rumah anda dari tikus, silahkan kunjungi toko-toko elektronik di kota anda. Alat pengusir tikus ini juga sudah banyak dijual secara online, silahkan anda search melalui google. 

12 komentar:

Keren nih buat ngusir tikus dirumahku.

Terima kasih buat infonya, bermanfaat sekali.

Salam sukses selalu...

perekembangan teknologi semakin canggih saja y sob :)

info bagus yang bagus sob,... :)

mantap sob, dulu pernah saya download mp3 suara jangkrik untuk mengusir tikus.

alat ini juga sudah saya gunakan di kampung saya untuk mengusir tikus dari lumbung padi, namun hasilnya tidak seperti yang diiklankan, dan saya masih mencari apakah alat ini dibuat dari hasil penelitian ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan..

Sabat diperlukan alat pengusir tikus ini. Banyak tikus disini.

@All: Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar
@BlogS of Hariyanto: Setelah ane konsultasikan ke pihak penjual, ternyata alat ini memang kurang mumpuni terhadap tikus yang sudah bersarang lebih dari 3 minggu didalam rumah :)

@Tomi: monggo... Kombinasikan juga dengan cara-cara alami

Post a Comment